RSS

Arsip Harian: Januari 12, 2010

Cerita Meriam “Si Jagur”

Keberadaan meriam Si Jagur di Indonesia sudah lama dikenal masyarakat secara luas. Selain

bentuknya yang unik, juga lika-liku perjalanan panjang dan sejarah Si Jagur membuat tiap orang

kepingin tahu asal-usulnya. Sejarah mencatat bahwa meriam kuno yang disebut Si Jagur ini dibuat oleh

MT Bocarro di Macao sebagai peralatan tempur. Kemudian diangkut ke Malaka untuk memperkuat

benteng Portugis di Malaka. Ketika Malaka jatuh ke tangan VOC tahun 1641, meriam Si Jagur diangkut

ke Batavia. Niatnya untuk memperkuat pertahanan Batavia dari ancaman musuh. Andaikata meriam Si

Jagur itu manusia/prajurit tempur, pastilah dia sudah berpangkat jenderal. Sebab meriam ini

diutamakan guna menghancurkan pertahanan musuh. Dan jatuh-bangun di medan perang dengan

memuntahkan ratusan bahkan ribuan peluru yang dapat membumi hanguskan lawan.

Pada punggung belakang meriam ini tertera tulisan bahasa latin EX ME IPSA RENATA SUM yang

terjemahan bebasnya adalah DARI DIRIKU SENDIRI AKU LAHIR KEMBALI. Atau bisa ditafsirkan juga

bahwa meriam Si Jagur dilebur dari meriam-meriam kecil yang jumlahnya 16 buah. Terbuat dari logam

besi berukuran panjang 380 cm. Panjang tangan di bagian belakang yang banyak menarik perhatian

sekitar 41 cm. Lingkar tangan belakang 60 cm, diameter moncong meriam bagian depan 39 cm (bagian

dalam) dan 50 cm (keluar) lingkar moncong meriam 158 cm, lingkar badan meriam terkecil 122 cm, lingkar

badan meriam terbesar 206 cm, lebar badan meriam 100 cm. Berat meriam 7000 pound atau 3,5 ton.

Nomor seri 27012.

***Mitos Seputar Meriam Si Jagur***

Sebagian masyarakat terlanjur percaya bahwa kepalan ibu jari yang dijepit oleh jari telunjuk dan jari

tengah Si Jagur itu lambang kesuburan. Bagi wanita yang bersuami tetapi belum punya anak, maka

khasiat meriam Si Jagur diyakini bisa memberikan berkah kehamilan. Pernah terjadi seorang wanita

cantik disertai suami dan kerabatnya menghampiri badan meriam. Wanita itu membuka sedikit bagian

bajunya sehingga perutnya bisa bersentuhan langsung dengan badan meriam khususnya pada bagian

belakang ‘Mano In Fica’ simbol pertemuan jantan dan betina untuk memperoleh kehamilan. Perut wanita

itu digosok-gosokan disitu. Aneh juga dalam kehidupan modern masih ada sebagian masyarakat yang

percaya dengan mistik. Inilah salah satu daya tarik meriam Si Jagur bagai magnet yang menarik

masyarakat datang untuk membuktikan kebenarannya. Apa benar perempuan bisa hamil dengan cara

menyentuh dan menggiosok-gosokan perurtnya pada bagian belakang yang betuliskan ‘Mano In Fica’?

Terserah, boleh percaya atau tidak. Bagi orang beriman pasti tidak akan percaya, tapi bagi mereka

yang suka mistik entah apa jadinya

Yah, begitulah teman2..tentang meriam Si Jagur…semuanya itu hanya Allah yang tau..rejeki,nasib,

jodoh en sebagai-nya….=)

Sumber : www.tamanismailmarzuki.com

(dengan beberapa perubahan seperlunya)
 
7 Comments

Posted by pada Januari 12, 2010 in Foto Bicara

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.