RSS

Cerita Meriam “Si Jagur”

12 Jan

Keberadaan meriam Si Jagur di Indonesia sudah lama dikenal masyarakat secara luas. Selain

bentuknya yang unik, juga lika-liku perjalanan panjang dan sejarah Si Jagur membuat tiap orang

kepingin tahu asal-usulnya. Sejarah mencatat bahwa meriam kuno yang disebut Si Jagur ini dibuat oleh

MT Bocarro di Macao sebagai peralatan tempur. Kemudian diangkut ke Malaka untuk memperkuat

benteng Portugis di Malaka. Ketika Malaka jatuh ke tangan VOC tahun 1641, meriam Si Jagur diangkut

ke Batavia. Niatnya untuk memperkuat pertahanan Batavia dari ancaman musuh. Andaikata meriam Si

Jagur itu manusia/prajurit tempur, pastilah dia sudah berpangkat jenderal. Sebab meriam ini

diutamakan guna menghancurkan pertahanan musuh. Dan jatuh-bangun di medan perang dengan

memuntahkan ratusan bahkan ribuan peluru yang dapat membumi hanguskan lawan.

Pada punggung belakang meriam ini tertera tulisan bahasa latin EX ME IPSA RENATA SUM yang

terjemahan bebasnya adalah DARI DIRIKU SENDIRI AKU LAHIR KEMBALI. Atau bisa ditafsirkan juga

bahwa meriam Si Jagur dilebur dari meriam-meriam kecil yang jumlahnya 16 buah. Terbuat dari logam

besi berukuran panjang 380 cm. Panjang tangan di bagian belakang yang banyak menarik perhatian

sekitar 41 cm. Lingkar tangan belakang 60 cm, diameter moncong meriam bagian depan 39 cm (bagian

dalam) dan 50 cm (keluar) lingkar moncong meriam 158 cm, lingkar badan meriam terkecil 122 cm, lingkar

badan meriam terbesar 206 cm, lebar badan meriam 100 cm. Berat meriam 7000 pound atau 3,5 ton.

Nomor seri 27012.

***Mitos Seputar Meriam Si Jagur***

Sebagian masyarakat terlanjur percaya bahwa kepalan ibu jari yang dijepit oleh jari telunjuk dan jari

tengah Si Jagur itu lambang kesuburan. Bagi wanita yang bersuami tetapi belum punya anak, maka

khasiat meriam Si Jagur diyakini bisa memberikan berkah kehamilan. Pernah terjadi seorang wanita

cantik disertai suami dan kerabatnya menghampiri badan meriam. Wanita itu membuka sedikit bagian

bajunya sehingga perutnya bisa bersentuhan langsung dengan badan meriam khususnya pada bagian

belakang ‘Mano In Fica’ simbol pertemuan jantan dan betina untuk memperoleh kehamilan. Perut wanita

itu digosok-gosokan disitu. Aneh juga dalam kehidupan modern masih ada sebagian masyarakat yang

percaya dengan mistik. Inilah salah satu daya tarik meriam Si Jagur bagai magnet yang menarik

masyarakat datang untuk membuktikan kebenarannya. Apa benar perempuan bisa hamil dengan cara

menyentuh dan menggiosok-gosokan perurtnya pada bagian belakang yang betuliskan ‘Mano In Fica’?

Terserah, boleh percaya atau tidak. Bagi orang beriman pasti tidak akan percaya, tapi bagi mereka

yang suka mistik entah apa jadinya

Yah, begitulah teman2..tentang meriam Si Jagur…semuanya itu hanya Allah yang tau..rejeki,nasib,

jodoh en sebagai-nya….=)

Sumber : http://www.tamanismailmarzuki.com

(dengan beberapa perubahan seperlunya)
 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 12, 2010 in Foto Bicara

 

9 responses to “Cerita Meriam “Si Jagur”

  1. pietr

    Januari 28, 2010 at 06:12

    meriam sijagur merupakam 3 meriam suci yang kedua merian berada dikeraton solo dan banten lama

     
    • aesculapia

      Januari 29, 2010 at 11:13

      Terima kasih atas tambahan dan masukannya…memang ada beberapa artikel yang menyebutkan keberadaan 3 meriam yang terpisah lokasi tersebut…=)

       
  2. Anonymous

    September 28, 2011 at 12:18

    Ga yakin ah

     
  3. Anonymous

    Januari 22, 2012 at 22:35

    Tiga meriam yang selalu terkait dalam legendanya yaitu 1. “meriam SI DJAGUR” di Musium Fatahillah Jakarta, 2. “Isterinya meriam sI Jagur” di Alun-Alun MESJIID AGUNG Banten dan yang satunya lagi yaitu : 3. “KI AMUK” sekarang berada di Keraton Solo.

     
  4. Anonymous

    Januari 22, 2012 at 22:41

    1 ” MERIAM SI DJAGUR ” DI MUSIUM FATAHILLAH JAKARTA, 2. ” ISTERI MERIAM SI DJAGUR ” DI ALUN-ALUN MESJID KESULTANAN BANTEN DAN 3. ” MERIAM KI AMUK ” DI KERATON SOLO.

     
  5. Drafter Cad

    Juli 15, 2013 at 22:50

    pantesan indonesia bisa dijajah sampe 350 tahun pemikirannya kayak gitu..

     
  6. Anonymous

    Februari 3, 2014 at 20:09

    kepo

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: