RSS

Arsip Bulanan: Oktober 2009

DNA….apakah itu ???

Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan DNA (bahasa Inggris: deoxyribonucleic acid), adalah sejenis asam nukleat yang tergolong biomolekul utama penyusun berat kering setiap organisme. Di dalam sel, DNA umumnya terletak di dalam inti sel.

Secara garis besar, peran DNA di dalam sebuah sel adalah sebagai materi genetik; artinya, DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Ini berlaku umum bagi setiap organisme. Di antara perkecualian yang menonjol adalah beberapa jenis virus (dan virus tidak termasuk organisme) seperti HIV (Human Immunodeficiency Virus).

DNA merupakan polimer yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu gugus fosfat, gula deoksiribosa, dan basa nitrogen. Sebuah unit monomer DNA yang terdiri dari ketiga komponen tersebut dinamakan nukleotida, sehingga DNA tergolong sebagai polinukleotida.

Rantai DNA memiliki lebar 22-24 Å, sementara panjang satu unit nukleotida 3,3 Å[1]. Walaupun unit monomer ini sangatlah kecil, DNA dapat memiliki jutaan nukleotida yang terangkai seperti rantai. Misalnya, kromosom terbesar pada manusia terdiri atas 220 juta nukleotida.

Rangka utama untai DNA terdiri dari gugus fosfat dan gula yang berselang-seling. Gula pada DNA adalah gula pentosa (berkarbon lima), yaitu 2-deoksiribosa. Dua gugus gula terhubung dengan fosfat melalui ikatan fosfodiester antara atom karbon ketiga pada cincin satu gula dan atom karbon kelima pada gula lainnya. Salah satu perbedaan utama DNA dan RNA adalah gula penyusunnya; gula RNA adalah ribosa.

DNA terdiri atas dua untai yang berpilin membentuk struktur heliks ganda. Pada struktur heliks ganda, orientasi rantai nukleotida pada satu untai berlawanan dengan orientasi nukleotida untai lainnya. Hal ini disebut sebagai antiparalel. Masing-masing untai terdiri dari rangka utama, sebagai struktur utama, dan basa nitrogen, yang berinteraksi dengan untai DNA satunya pada heliks. Kedua untai pada heliks ganda DNA disatukan oleh ikatan hidrogen antara basa-basa yang terdapat pada kedua untai tersebut. Empat basa yang ditemukan pada DNA adalah adenin (dilambangkan A), sitosin (C, dari cytosine), guanin (G), dan timin (T). Adenin berikatan hidrogen dengan timin, sedangkan guanin berikatan dengan sitosin.

SEJARAH DNA

DNA pertama kali berhasil dimurnikan pada tahun 1868 oleh ilmuwan Swiss Friedrich Miescher di Tubingen, Jerman, yang menamainya nuclein berdasarkan lokasinya di dalam inti sel. Namun demikian, penelitian terhadap peranan DNA di dalam sel baru dimulai pada awal abad 20, bersamaan dengan ditemukannya postulat genetika Mendel. DNA dan protein dianggap dua molekul yang paling memungkinkan sebagai pembawa sifat genetis berdasarkan teori tersebut.

Dua eksperimen pada dekade 40-an membuktikan fungsi DNA sebagai materi genetik. Dalam penelitian oleh Avery dan rekan-rekannya, ekstrak dari sel bakteri yang satu gagal men-transform sel bakteri lainnya kecuali jika DNA dalam ekstrak dibiarkan utuh. Eksperimen yang dilakukan Hershey dan Chase membuktikan hal yang sama dengan menggunakan pencari jejak radioaktif (radioactive tracers).

Misteri yang belum terpecahkan ketika itu adalah: bagaimanakah struktur DNA sehingga ia mampu bertugas sebagai materi genetik? Persoalan ini dijawab oleh Francis Crick dan koleganya James Watson berdasarkan hasil difraksi sinar-x DNA oleh Maurice Wilkins dan Rosalind Franklin. Crick, Watson, dan Wilkins mendapatkan hadiah Nobel Kedokteran pada 1962 atas penemuan ini. Franklin, karena sudah wafat pada waktu itu, tidak dapat dianugerahi hadiah ini.

Konfirmasi akhir mekanisme replikasi DNA dilakukan lewat percobaan Meselson-Stahl yang dilakukan tahun 1958.

Jakarta Pusat…5 Oktober 2009

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 5, 2009 in Ilmu Pengetahuan

 

Lagu Ebiet G Ade…

Album Ebiet G Ade...

Album Ebiet G Ade...

Ass’kum….

Sore ini, sebelum saya pulang dari tempat saya bekerja…sempat menonton TV sebentar (kebetulan ada TV di sini hehehehe). Channel saya stel ke TV One…hmmm, ternyata lagu itu “berkumandang” lagi…ya lagu Ebiet G Ade…seperti biasa jika ada Bencana Alam, atau pun berita-berita yang memilukan dan menyedihkan, pasti Mas Ebiet selalu bersenandung lagu-lagu melankolis-nya.

“Berita kepada kawan”….lagu yang sangat akrab kita dengar, terlebih lirik-nya “…coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang…”, mengiringi gambar-gambar tayangan televisi tentang kejadian yang menyedihkan. Pada sore ini, TV One menayangkan beberapa scene gambar situasi Gempa di Sumatera Barat…diiringi lagu Ebiet G Ade….hmmm, teman saya nyeletuk ..wah nyanyi lagi tuh si Om (Ebiet G Ade maksud-nya)..”. Sejenak saya berpikir…ternyata benar ya,dan rasa-nya ingin menyuruh Om Ebiet agar jangan bernyanyi lagu itu…hahahaha…lha wong sudah sering sekali muncul di televisi bareng lagu itu. Jika seandai-nya tiap kali ada kejadian menyedihkan dan Ebiet G Ade pun bernyanyi…apakah memang harus ada korelasi antara dua hal tersebut….i don’t know my friend…jawaban-nya ???….tanya saja pada rumput yang bergoyang….

Jakarta Pusat, 1 Oktober 2009….17.52 (Menjelang Adzan Maghrib)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 1, 2009 in Ruangan Pribadi

 

Deep Blue Sea

Biru Laut-ku.....

Biru Laut-ku…..

Jangankan biar hilang semua yg telah di beri…
Jangankan pergi rasa manusiawi dan naluri diri…
Biar bumi tetap bersinar di bawah mentari…
Jangankan lenyap keindahan diri kesucian hati…
Agar kita tetap bersinar di bawah mentari…

Let there be joy and harmony
From the roof of sky above
To the deep blue sea…
All that we have under the sun
Singing loud in unheard sound
Telling us that we are one

Teman-teman ada yang tahu judul lagu dari lirik diatas ???. Ya, lirik tersebut adalah penggalan dari lagu “Deep Blue Sea” yang dinyanyikan oleh Anggun C Sasmi. Sekilas pertama kali saya dengar lagu ini, saya menangkap sesuatu yang agak unik dari bentuk musik-nya. Pada awal lagu, Anggun menyanyikan-nya dengan lirik Bahasa Indonesia….ditambah dengan irama lagu-nya yang agak menyerupai irama lagu Sunda Jawa Barat (pada bagian awal lagu ini). Kemudian bergerak ke bagian Reff atau Chorus, kita akan mendengar lirik yang berbahasa Inggris dan secara langsung irama lagu pun berubah menjadi riang (pop).

Lagu ini juga menceritakan tentang suatu suasana kedamai-an yang diharapkan terjadi di Bumi, dari mulai atap langit hingga ke dasar samudera…(ciee bahasa-nye)

Suka banget dengan lagu ini…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 1, 2009 in Musik

 

Old Hospital….

Ass’kum…

Merasa familiar dengan foto diatas ??….atau mungkin tidak ??. Foto diatas adalah foto dari suasana Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSUPN Cipto Mangunkusumo) pada tahun 1979. Masyarakat biasa mengenal rumah sakit ini dengan sebutan RSCM…(kalau menurut rekan sejawt saya, RSCM ini adalah singkatan dari Rumah Sakit Cepat…..hehehehe, lanjut-in sendiri deh).

Kalau teman-teman sempat berkunjung ke rumah sakit ini, apalagi pada jam kunjung pasien….fuuuuhhh, di setiap sudut rumah sakit pasti akan dijumpai para keluarga pasien (dan bahkan pasien-nya juga) yang duduk lesehan di lantai, antri di loket dan bahkan gelar tikar untuk tidur. Setiap hari-nya, pemandangan itu tidaklah aneh bagi saya….memang namanya juga rumah sakit pemerintah…hehehe.

Rumah sakit ini adalah rumah sakit rujukan nasional, selain itu juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan bagi para calon dokter khusus-nya di lingkungan FKUI. Gedung-nya sudah sangaaaatt tua sekali, dahulu dinamakan CBZ (Centrale Burgelijke Ziekenhuis)…waktu dulu masih disatukan dengan STOVIA atau istilah-nya “sekolah dokter jawa”. Kalau sekarang, gedung RSCM ini, masih mempertahankan bentuk asli-nya…hanya ada beberapa perombakan dan penambahan bangunan-bangunan untuk keperluan perawatan pasien dan Laboratorium.

Kalau kita mampir ke FKUI Salemba, melalui pintu belakang, akan terhubung dengan lorong dari RSCM yang memanjang hingga ke belakang rumah sakit. Biasa-nya para Mahasiswa FKUI dan dokter-dokter, hilir mudik lewat melalui pintu ini. Di sekitar pintu ini juga dapat kita temui Kafetaria Mahasiswa dan Beberapa pusat studi Ilmu-ilmu Kedokteran. Di RSCM sendiri, terbagi-bagi atas banyak departemen…saking banyak-nya, saya sampai lupa semua-nya…hanya beberapa saja yang saya ingat…misalnya Dep.Mata, Dep.Tumbuh Kembang, Dep.Bedah, Dep.Urologi, Dep.Radiologi, Dep.Penyakit dalam…dsb.

Untuk biaya perawatan pasien di RSCM, sangat terjangkau..khusus-nya para pasien dari keluarga yang kurang mampu dapat terbantu dengan ada-nya program JAMKESKIN (Jaminan Kesehatan Keluarga Miskin). Tapiii, ya itu tadi, mereka masih harus antri berjam-jam dan bahkan berebutan untuk mendapatkan giliran berobat. Tapi jangan salah lho, kabar-nya Gus Dur juga suka menggunakan fasilitas RSCM ini untuk berobat dan chek up kesehatan…jadi menurut hemat saya, RSCM itu Rumah Sakit untuk semua…hehehe….

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 1, 2009 in Foto Bicara