RSS

Bemo ku sayang….Bemo ku Malang

05 Mei

Met Pagi teman-teman…

Tau yang namanya BEMO kan…??

Nah, setiap saya pulang dari kegiatan saya sehari-hari, selalu saja saya melewati sebuah kawasan di DKI Jakarta yang dinamakan kawasan “BENDUNGAN HILIR”…atau disingkat BENHIL…karena kebetulan juga saya melewati “jalan tikus” yang melalui wilayah ini..ya sekedar mencari alternatif jalan pulang di
kondisi pulang kantor kota Jakarta sore hari. Ada pemandangan yang menarik saya setiap lewat di kawasan itu…yang pasti bukan jejeran toko kue dan cafe seperti di kawasan Kemang Jakarta Selatan…atau mungkin pusat belanja besar lengkap dengan mobil2 mewah seperti di Kawasan
Senayan. Bukan teman2…tapi hanya sederetan Kendaraan Bemo yang parkir di depan RSAL Dr.Mintohardjo dan di Depan Pasar Benhil.

Aneh memang, tapi apakah teman2 sendiri pernah mencoba

naik kendaraan ini ?…mungkin ada yang pernah, mungkin juga tidak….tapi terlepas dari itu, kendaraan Bemo ini adalah salah satu dari sekian kendaraan “antik” yang masih beroperasi di Jakarta. Saya akan coba menjelaskan sejarah dan profile dari kendaraan Bemo ini :
********
TIPE-TIPE KENDARAAN BEMO

1. MODEL DK

Mulai dijual 1 Agustus 1957. Kemudi berbentuk stang seperti sepeda motor. Ruang pengemudi dan ruang muatan memiliki atap dari kanvas. Ruang pengemudi tidak berpintu. Panjang keseluruhan: 2.540 mm, lebar keseluruhan: 1.200 mm, tinggi keseluruhan: 1.500 mm. Penumpang maksimum 1 orang. Mesin tipe ZA, dua langkah, berpendingin sistem kipas, kapasitas silinder 250 cc, bahan bakar bensin. Kekuatan maksimum 10 tenaga kuda. Kecepatan maksimum 65 km/jam (spesifikasi dari katalog). Maksimum muatan 300 kg, berat kosong 350 kg.

Variasi model berdasarkan model DK:

DKA (model awal), DKII, DSV (bagian belakang dibuat kotak), DSAP (kapasitas 2 tempat duduk).

2. MODEL MP

Mulai dijual bulan Oktober 1959. Bagian hidung sebelah dalam menjadi bagian dari ruang pengemudi, dan bentuknya lebih manis dan halus dibandingkan model DK. Model MP mulai menggunakan stir bundar

sehingga lebih mudah dikendarai. Ukuran lebih besar dibandingkan model sebelumnya, panjang keseluruhan: 2.970 mm, lebar keseluruhan: 1.295 mm, dan tinggi keseluruhan: 1.455 mm. Kapasitas tempat duduk: 2 orang. Mesin yang digunakan adalah tipe ZA, dan tipe ZD untuk Midget tipe III 
(kapasitas silinder: 305 cc, kekuatan maksimum 12 tenaga kuda). Model yang diproduksi: Tipe II (mesin tipe ZA), Tipe III (mesin tipe ZD).

Satu keunikan bemo yang tidak bisa dilupakan selain tongkrongan lucunya…hehehe =p , adalah posisi tempat duduk penumpangnya. Karena di negeri asal, Jepang, bemo hanya dimanfatkan sebagai angkutan barang, maka ketika di negara kita dipasangkan tempat duduk, ruangan yang tersedia
menjadi sempit. Apalagi biasanya bemo digunakan untuk mengangkut paling kurang delapan penumpang: 6 di bagian belakang dan 2 di depan, termasuk sang sopir. Karena itu penumpang di bagian belakang seringkali harus beradu lutut, duduk berdesak-desakan. Akibatnya, menumpang bemo dapat
menimbulkan kenangan manis tersendiri, khususnya bagi mereka yang mungkin mendapat pacar gara-gara beradu lutut di bemo. Hmm, apakah teman2 salah satunya?…hehehehe =p

***********

Sayang-nya teman2, bemo saat ini sudah banyak dihapuskan dari skema angkutan kota karenadianggap sudah terlalu tua, tidak aman lagi dan asapnya menyebabkan polusi. Namun di berbagai tempat bemo masih mampu bertahan dan sulit dihapuskan. Walaupun demikian, nama ‘Bemo’ tetap
melekat dan terpatri di benak orang Indonesia. Terbukti apabila mau naik kendaraan angkutan umum orang sering menggampangkan sebutannya dengan naik bemo, meski bentuk kendaraan umum yang
dinaiki itu jauh beda dengan bemo.

Ya, Mudah2an saya masih tetap bisa lihat bemo berjejer parkir di kawasan Benhil setiap saya pulang…hehehe…

@ Sumber : http://www.wikipedia.com…..www.wartakota.co.id….www.asal-usul.com….

@ Sumber Gambar : http://www.asal-usul.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 5, 2010 in Foto Bicara

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: